Sita

Sita Novita (Direktur Pelaksana PT. Langgeng Pertiwi Development)

Sukses sebagai Ibu Rumah Tangga & Wanita Karir

Bisnis properti masih terbilang menjanjikan dan sangat menarik. Bisnis ini menjanjikan banyak keuntungan. Properti menjadi salah satu investasi yang paling diminati, karena memiliki harga stabil dan cenderung naik setiap tahunnya. Salah satu yang beralih ke bisnis properti adalah Sita Novita.

Selain karena memiliki modal atau asset, Sita juga ingin ingin memperluas wawasan dan mengembangkan pengetahuan bisnis sebelumnya. “Dan yang paling utama, saya ingin berbisnis sambil membantu banyak orang,” jelas Sita.

Adapun bisnis properti yang ditekuni Sita adalah proyek perumahan terutama perumahan bersubsidi. “Tujuan utama saya berbisnis di bidang properti adalah untuk membantu orang lain. Karena bagi saya pribadi, ada kepuasan tersendiri ketika saya bisa membantu banyak orang. Meskipun saya membantu orang lain tidak secara langsung, dalam artian saya tidak memberikan sumbangan atau uang buat mereka, tapi saya bisa menyediakan sarana buat mereka. Selain itu, kita juga menghasilkan keuntungan,” ungkapnya.

Sita mengaku banyak belajar mengenai bisnis dari sosok Bapak Mertua. “Bapak mertua saya, Bapak Haji Amin, beliau orang yang sangat gigih dan pekerja keras serta ulet. Walaupun pendidikannya tidak tinggi, namun beliau bisa menjadi salah satu tokoh properti yang andal di Kawasan Jawa Barat, terutama wilayah Cikarang. Beliau termasuk yang ikut andil memajukan tanah kelahirannya menjadikan Cikarang sebagai lahan yang cocok untuk membuka bisnis, karena di kelilingi kawasan industri,” tuturnya.

 

Kunci Sukses

Tidak ada kesuksesan yang dihasilkan dalam semalam. Semua membutuhkan waktu dan tenaga serta prinsip hidup yang kuat. “Kunci kesuksesan bagi saya adalah kerja keras, disiplin dalam menggeluti apa yang dikerjakan dan tentunya melakukan pendekatan dengan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan. Kita juga harus tetap konsisten dan yakin bahwa kesuksesan akan bisa diraih. Maka tidak ada yang tidak mungkin. Walaupun wanita secara kodrat adalah seorang ibu rumah tangga, namun tetap bisa berperan ganda menjadi wanita karir yang sukses tanpa meninggalkan kodratnya sebagai wanita. Intinya tetap mencoba dan pastinya, selalu iringi dengan doa,” ujarnya.

Hanya sedikit wanita yang memilih berkarier di dunia properti. Namun bagi wanita kelahiran 28 November ini, wanita juga memiliki peran dalam pertumbuhan ekonomi. Karena industri properti memiliki posisi strategis untuk berperan langsung terhadap ekonomi Nasional. “Saya ingin menginspirasi masyarakat Indonesia agar mereka dapat mengenal dunia pekerjaan saya. Bagaimana cara kita menjelaskan secara detail apa yang disebut dengan bisnis properti, misalnya melalui media sosial sebagai sarana promosi. Promosi merupakan cara untuk mengenalkan usaha yang kita jalankan kepada masyarakat. Tanpa melakukan promosi, usaha yang dijalankan tidak akan dikenal atau diketahui siapapun. Apalagi bisnis properti online saat ini sedang populer. Melalui promosi dengan memanfaatkan media sosial merupakan cara paling efektif untuk mengenalkan usaha kita kepada publik,” ujar istri dari H. Muhamad Ali Amin.

Sita pun ingin menginspirasikan wanita Indonesia bahwa wanita juga bisa sukses berkarier. “Di era modern, banyak sekali wanita ternyata mampu sukses dalam berbagai bidang. Seperti di bidang politik, bisnis, sains, atau berbagai jenis pekerjaan karier lainnya. Jadi, tidak ada lagi alasan mengenai perbedaan gender. Semua sama memiliki peluang untuk mencapai kesuksesan dalam hidup. Pria maupun wanita memiliki kesempatan untuk meraih apa yang diinginkan,” tegasnya.

 

Wanita Karier & Tantangan Pandemi

 

Masih banyak pernyataan, paradigma dan juga anggapan bahwa perempuan tidak usah macam-macam. Hanya cukup di rumah, mengurus anak, dan melayani suami atau hanya seputar aktivitas di dapur, sumur, dan kasur. Bagi Direktur Pelaksana PT. Langgeng Pertiwi Development ini, hal tersebut sudah tidak relevan dan  kadaluarsa. “Coba kita amati, hampir tak ada lagi pekerjaan laki-laki yang tidak dapat dilakukan oleh perempuan. Walaupun mungkin tidak semua perempuan dapat melakukannya. Kini, keterlibatan perempuan sangat esensial. Hampir tidak terlihat lagi perbedaan antara laki-laki dengan perempuan. Keduanya memiliki hak, status, peranan, dan kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi dalam struktur masyarakat modern. Kita tidak asing lagi melihat seorang perempuan bekerja sebagai buruh pabrik, menjadi sopir angkot, pilot, CEO perusahaan, bahkan menjadi dewan legislatif,” imbuhnya.

Banyak faktor yang memengaruhi perubahan tersebut. Di antaranya kemajuan iptek dan perkembangan budaya dalam masyarakat. “Perempuan masa kini harus berani mendobrak dan menyuarakan eksistensinya. Menunjukkan kemampuan dan keinginan untuk mencari serta menghasilkan karya nyata,” tegasnya.

Modal utama untuk bisa menjadi karier adalah terus mengembangkan diri. Pemikiran kaum hawa harus lebih modern. “Sudah bukan zamannya diskriminasi. Perempuan harus memiliki pendapatannya sendiri sehingga tidak hanya bergantung pada suami. Perempuan harus mandiri. Banyak kesempatan untuk menjadi wanita karier, khususnya di kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya. Banyak peluang pekerjaan yang secara khusus mencari wanita di berbagai sektor dan profesi. Tak jarang, banyak perusahaan yang menjadikan seorang wanita sebagai pemimpin perusahaan,” tuturnya.

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi dunia, termasuk Indonesia. Pandemi Covid-19 masih akan mengganggu perekonomian. Sejumlah tantangan diperkirakan masih mewarnai 2021, terutama karena pandemi covid-19 masih belum bisa ditangani dan kebijakan PSBB terus berlanjut, tak terkecuali bisnis properti. “Belum lagi kalau implementasi UU Cipta Kerja tidak pro bisnis. Selain itu, tantangan lainnya adalah perubahan gaya hidup konsumen. Kemudian, kita banyak berhubungan dengan berbagai instansi, mulai dari Bank, BPN, Pemda dan lainnya. Dunia properti pun mengalami penurunan akibat Covid-19. Untuk itu, dibutuhkan relaksasi atau stimulus untuk mendorong kembali sektor properti. Penyerapan di sektor perumahan pun ikut terhambat, salah satunya karena potensi konsumen berkurang karena PSBB dan pihak perbankan. Pihak perbankan terkadang beda dengan policy yang dikeluarkan pemerintah. KPR Bank fokus pada masyarakat yang berpendapatan tetap (fix income), sedangkan masyarakat dengan non fix income seperti pekerja pabrik justru tidak diprioritaskan yang justru menghambat penyerapan,” jelas Sita.

 

Peran Ibu Dalam Keluarga

 

Sejak ada emansipasi, wanita tak lagi hanya mengurus urusan rumah tangga. Namun juga harus memiliki pendidikan hingga karier. Ini merupakan bukti kehebatan wanita. “Wanita bisa mengurus rumah, mengurus suami, mengurus anak, berpendidikan dan juga bisa berkarier. Untuk melakukan ini, tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak tips dan trik khusus untuk dapat bisa bertahan menjadi ibu rumah tangga plus wanita karier yang sukses,” imbuhnya.

Nisa pun memberikan beberapa tips bagaimana menjadi ibu rumah tangga, sekaligus wanita karier. Hal pertama adalah mengatur waktu dengan cermat. Menjadi ibu rumah tangga dan wanita karier memang tidak mudah untuk membagi waktu. Diperlukan cara yang cermat agar tetap dapat menjalankan dua peran tersebut secara seimbang. “Alokasikan waktu yang tepat, seperti misalnya ketika kita sudah mengalokasikan waktu di rumah untuk keluarga. Berarti fokus ketika di rumah adalah tidak memikirkan masalah pekerjaan. Begitu juga sebaliknya. Ketika bekerja, fokuslah pada pekerjaan agar dapat selesai dengan tepat waktu,” ujarnya.

Tips kedua adalah Menjaga pola hidup dan kestabilan emosi. Jika memilih berkarier, sekaligus menjadi ibu rumah tangga, tentu menghabiskan tenaga ekstra dan stamina. Tetaplah luangkan waktu untuk istirahat yang cukup, makan dan olah raga yang teratur. “Tak hanya itu, menjaga emosi juga tak kalah penting. Terkadang beban yang banyak kerap membuat seseorang menjadi cenderung lebih sensitif. Apalagi seorang wanita. Mulai belajar menstabilkan emosi dengan kegiatan yang positif, seperti yoga, membaca buku atau hanya sekedar mendengarkan musik saat mood sedang tidak baik,” katanya.

Tips ketiga ala Sita adalah harus ada ‘Me Time’. Sesibuk apapun mengurus rumah tangga dan bekerja, tetap perlu me time. “Tenangkan diri sejenak dengan melakukan aktivitas yang menenangkan seperti pergi ke salon, spa atau hanya sekedar pijat refleksi. Carilah promo menarik yang banyak ditawarkan di media sosial agar lebih hemat. Oh ya, kita juga bisa mengajak teman-teman kita untuk ikut merawat diri,’ imbuhnya lagi.

Tips keempat adalah komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik menjadi kunci sukses seorang ibu rumah tangga dan juga wanita karier. Salah satunya adalah komunikasi dengan pasangan agar kehidupan rumah tangga tetap dapat berjalan baik. Contohnya ketika sedang sibuk di kantor dan tidak bisa menjemput anak sekolah, kita bisa berkomunikasi dengan pasangan untuk bergantian menjemputnya dan saling memberi solusi. Jangan tangani semua kehidupan rumah tangga dengan diri sendiri, pasti kita akan kewalahan dalam menghadapinya. Percayalah, jika kita memiliki komunikasi yang baik dengan pasangan akan memudahkan kita mengatur diri di kantor maupun di rumah. Tujuannya agar kita tidak stress dan kinerja menurun,” ujar ibu dari Olivia Fitri Amin, Citra Alicia Pratiwi Amin, dan Muhamad Rafi Daifullah Amin.

Tips terakhir ala Sita adalah mengatur keuangan keluarga dengan tepat. Salah satu alasan wanita berkarier adalah untuk mendapat penghasilan tambahan dan membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga. “Kita harus pintar mengatur keuangan dengan cara yang tepat. Tetap perhatikan dan sisihkan sebagian tabungan uang untuk berinvestasi. Investasi membuat keuangan keluarga menjadi lebih aman dan mudah dikelola. Karena investasi adalah sebagian dari menabung untuk masa depan,” tegas Sita yang memiliki target untuk mengembangkan bisnis di luar Cikarang, Karawang, Cikampek dan Purwakarta.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *