July

Jully Bunnara (One Of Owner Nara Park)

Memperhatikan & Peduli dengan Isu Gender

 

RA Kartini merupakan pahlawan emansipasi wanita. Pejuang wanita yang berani mendrobrak norma dan tradisi demi persamaan hak dengan kaum pria.

Perjuangan Kartini memang sangat luar biasa. Salah satu sosok business woman, Jully Bunnara, pun beranggapan bahwa wanita dilahirkan sama dengan kaum pria, karena juga diberikan talenta. “Betapa sayangnya jika talenta tersebut tidak dikembangkan oleh wanita, karena terikat norma dan tradisi masa lalu. Jika tidak ada wanita tidak akan ada generasi selanjutnya. Wanita adalah Ibu bagi anak-anaknya. Jika ibunya tidak berilmu, tidak berwawasan, tidak bergaul, maka generasi seperti apa yang tercipta? Mari kita lanjutkan perjuangan Kartini agar tidak ada lagi isu kesetaraan gender di Indonesia,” jelasnya.

Perlahan namun pasti, wanita mulai mendapatkan kesempatan yang sama dengan kaum pria. Namun bagi Kartini Modern kelahiran 15 Juli ini, isu kesetaraan gender di Indonesia sebenarnya masih harus banyak dibenahi. “Di negara Timur seperti Indonesia, isu gender masih sangat tinggi. Padahal jika diberi kesempatan yang sama dengan pria, wanita pasti mampu berkarya. Mampu memimpin dan memberikan sumbangsih besar kepada keluarga, lingkungan bahkan bangsa dan negara, tanpa diliputi kecurigaan,” ungkapnya.

Tanpa kepercayaan dan kesempatan, semua talenta wanita Indonesia tidak akan berkembang. “Wanita Indonesia dibatasi oleh norma dan tradisi yang dibuat sendiri oleh masyarakat. Pada akhirnya justru merugikan kaum wanita. Padahal banyak wanita Indonesia yang mempunyai skill hebat, berwawasan luas, kuat, tegas dan tangguh, dan mampu menjadi seorang pemimpin. Norma dan tradisi yang memposisikan wanita di posisi rendah tanpa diberi kesempatan,” pukasnya.

Padahal semua wanita harus dihargai, baik ketika memilih sebagai wanita karir maupun ibu rumah tangga. “Semua piihan wanita harus kita apresiasi. Sebenarnya  banyak pekerjaan atau hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh pria, tapi bisa dilakukan wanita. Ingat, semua wanita Indonesia itu hebat. Kita bisa menjadi Kartini hebat yang bisa memberi influence yang baik, semangat, karya, dan pantang menyerah. Atau dapat berperan secara seimbang, ketika menjadi istri, ibu, dan anak. Selain itu, Kartini yang hebat adalah yang tidak bergantung hidupnya kepada orang lain,” tegas One Of Owner Nara Park.

 

Luncurkan Album Rohani

Jully sudah mengeluarkan dua lagu rohani. Keduanya berdasarkan pengalaman dan kisah hidup, yaitu BersamaMu dan Pasti yang Terbaik. Lagu pertama menunjukan bahwa Tuhan selalu ada bersama kita, ketika kita selalu bergantung kepadanya. Saat kita lemah Tuhan berikan kekuatan sehingga kita mampu melewati semua ujian, cobaan seberat dan sesulit apapun.

“Lagu kedua terinspirasi dari kisah hidup saya yang ditinggalkan kedua orang tua saat usia 10 tahun. Rekan duet saya sebagai vocal trainer juga ternyata memiliki kisah yang hampir sama. Kita berdua merasa direndahkan, tidak diperhitungkan oleh orang-orang dunia. Tetapi ketika kita menghadirkan Tuhan di kehidupan, walaupun sebagai manusia masih banyak kekurangan, Tuhan mengangkat kita dengan caranya yang ajaib,” tuturnya.

Jenis musik yang diangkat Jully termasuk genre Pop Modern. Namun tidak menutup Kemungkinan akan merambah ke genre lain, karena Jully menyukai tantangan. Terjun kedua tarik suara jelas memiliki kesulitan. Apalagi dunia tarik suara merupakan dunia yang baru bagi Jully. “Saya tidak pernah naik panggung, tapi langsung masuk ke dapur rekaman. Seperti anak TK yang loncat tingkat langsung ke bangku kuliah. Dunia rekaman bukan seperti bernyanyi karaoke. Diperlukan technic vocal, taste of musical, dan skill. Kita juga harus mampu menyampaikan pesan dari lagu yang dibawakan, sekaligus menciptakan harmonisasi seimbang sehingga orang yang mendengarkan dapat menikmati dan ikut hanyut dalam alunan lagu,” imbuhnya.

Untuk menyusai teknik bernyanyi, Jully belajar selama 1 minggu, 3 kali latihan dengan vocal trainer selama 6 bulan. Durasi latihan pun minimal 6 jam setiap pertemuan. Selain dengan vocal trainer, Jully juga berlatih sendiri ketika ada kesempatan.

“Seperti melatih pernafasan dengan rajin berolah raga, karena dibutuhkan nafas yang panjang. Juga menjaga pola makan dan asupan makanan, serta menjaga tingkat stres,” jelasnya.

Jully juga berusaha membuat tim yang terdiri dari producer, song writer, arranger, mixed & mastered, vocal director, keyboardist, guitarist, bassist, drummer, videographer, designer, design graphic, MUA serta tim penasihat. “Setelah tim terbentuk lengkap, maka step selanjutnya adalah proses rekaman dan step lainnya hingga terciptalah sebuah single karya kawula muda,” ujarnya.

 

Pengalaman Yang Sangat Berharga

Dunia tarik suara juga memberikan sesuai hal yang baru dan istimewa. “Saya mendapatkan net working baru di luar dunia bisnis. Saya juga dapat predikat yang baru sebagai penyanyi, sekaligus mendapat banyak sekali ilmu pengetahuan di dunia musik,” jelasnya.

Bagi Jully, dunia tarik suara menjadi pengalaman yang sangat berharga. Apalagi ketika berkolaborasi dengan kawula muda. “Kolaborasi dengan kawula muda, saya akui dapat mengubah pola pikir menjadi lebih terbuka dengan ide, kreasi, imajinasi, kreatif, dan up to date. Saya juga dapat visi yang maju, spirit yang luar biasa dan terpenting, jiwa sya selalu merasa muda,” ujarnya.

 

Manfaatkan Waktu Kala Pandemi

 

Pandemi Covid-19 membuat segala sesuatu berubah. Semua diharuskan menyesuaikan diri atau tertinggal sendiri. Pun demikian Jully. Di kala Pandemi, menyanyi menjadi salah satu hobi. “Awal pandemi saya memutuskan untuk lebih banyak stay at home, mengikuti anjuran pemerintah. Salah satu rutinitas untuk mengisi kegiatan di rumah adalah bernyanyi dengan mendatangkan vocal trainer,” ungkapnya.

Jully tidak asal dalam memilih hobi. Ada beberapa pertimbangan ketika memilih menyanyi sebagai hobi. “Hampir semua terkena dampak pandemi, termasuk kawula muda yang kekurangan pekerjaan. Dari kondisi tersebut, saya berpikir untuk memberdayakan mereka. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk memberi kesempatan menggarap project album. Tidak hanya sekedar membuat project, tetapi mereka berkompetisi antar musisi untuk menampilkan dan membuat karya terbaik. Ini adalah kesempatan baik bagi saya pribadi juga bagi mereka,” tuturnya.

Jully ingin menjadikan ajang tersebut sebagai mengasah kreativitas. Tarik suara membutuhkan teknik vocal yang harus dikuasai. Bernyanyi ternyata bisa memberi manfaat bagi kesehatan. Bernyanyi juga dapat mengurangi tingkat stres, membantu mengatasi demensia, dan meningkatkan kekuatan paru-paru, seperti mengobati asma.

“Bernyanyi juga dapat meningkatkan hormon endorphin, merangsang respons imun serta dapat membangun koneksi satu dengan yang lain,” terangnya.

Tahun 2020 merupakan tahun yang kelam dan sulit dilewati karena pandemi Covid-19 menjadi wabah yang mendunia. Tetapi bagi Jully, situasi seburuk dan sesulit apapun, harus tetap kuat, semangat, dan tidak pernah putus asa. “Selalu ambil sisi positif agar kita tetap dapat berkarya. Miliki mental pemenang agar dalam situasi apapun, kita mampu bertahan dan menghasilkan karya,” tutupnya.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *