IMG_0110

dr. Listya Paramita, SpKK

Menginspirasi & Mengedukasi via Media Sosial

Impian menjadi seorang dokter merupakan cita-cita yang umum dan sering diucapkan setiap anak. Namun perjalanan menjadi seorang dokter bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan waktu yang panjang. Akan tetapi, menjadi dokter bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diraih. Di balik kesusahan pasti akan ada kemudahan.

Salah satu yang memiliki cita-cita menjadi dokter ketika kecil adalah dr. Listya Paramita, SpKK. Dokter spesialis Kulit dan Kelamin ini mengakui bahwa sejak kecil ia ingin menjadi dokter. “Tapi seiring remaja, cita-cita itu mulai terlupakan. Namun karena didukung oleh keluarga, pada akhirnya saya memutuskan untuk mencoba mendaftar di Fakultas Kedokteran UGM dan Alhamdulillah diterima,” kenangnya.

Sebagai Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dokter cantik kelahiran Yogyakarta, 19 Mei ini, merasa senang karena bisa membantu pasien dari semua usia. Banyak bertemu dan membantu pasien mengatasi keluhannya pun membuat bahagia. “Kami menangani berbagai macam keluhan dan gangguan kulit pada semua usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Kami juga menangani gangguan pada rambut, kuku, mukosa dan keluhan kelamin,” ungkapnya.

dr. Listya selalu memberikan yang terbaik bagi para pasien. hal tersebut ia pelajari dan terinspirasi dari para dosen saat belajar di Fakultas Kedokteran UGM. “Mereka selalu menanamkan bagaimana melakukan yang terbaik bagi pasien dan selalu memiliki integritas,” ujarnya.

Kerja Keras & Doa

Kerja keras, doa serta dukungan keluarga menjadi kunci dr. Listya hingga berhasil menjadi seorang dokter spesialis. Ia menjadi sosok wanita karir, sekaligus seorang ibu rumah tangga. Kemandirian dr. Listya didapatkan karena selalu fokus dan mengerjakan pekerjaan yang disukai sepenuh hati. Ia menjadi contoh bagaimana kesuksesan seorang wanita karir yang bisa membagi waktu dan peran sebagai seorang ibu rumah tangga. “Menjadi wanita karir, sekaligus ibu rumah tang memang tidak mudah. Kita harus pandai membagi waktu agar semua peran berjalan dengan seimbang, baik peran sebagai istri, sebagai ibu, maupun sebagai dokter,” imbuh istri dari Diansyah Putra.

Sebagai seorang tenaga kesehatan professional, dr. Listya sangat aktif menginspirasi masyarakat dengan aktif mengedukasi, khususnya melalui media digital. dr. Listya ternyata aktif di media sosial, bahkan memiliki banyak pengikut di Intagram (akun: @drmita.spkk, 325K follower), Tiktok (akun: @drmita.spkk, 35,8K follower) dan Youtube (akun: Dokter Mita, 5K follower).

“Hal ini saya lakukan untuk memberikan pemahaman dan informasi yang benar seputar Kesehatan kulit dan kelamin. Sebagaimana kita tahu informasi Kesehatan yang beredar di dunia maya seringkali dibuat oleh individu atau media yang mungkin belum melakukan kroscek dengan ahlinya sehingga banyak informasi yang salah atau hoax. Hoax Kesehatan ini tentu saja sangat merugikan bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Tantangan Baru Bagi Para Dokter

Hari Dokter Nasional ditetapkan bertepatan dengan tanggal terbentuknya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yaitu pada 24 Oktober 1950. Kini, perjuangan para dokter menghadapi tantangan baru berupa pandemi Covid-19. Maka, sebagai salah satu bagian dari IDI, dr. Listya memiliki harapan mendalam agar dunia kesehatan di Indonesia semakin bertambah baik.

“Semoga pemahaman masyarakat tentang kesehatan lebih baik lagi. Level kesehatan masyarakat Indonesia juga semakin baik. Semoga masyarakat menjadi lebih pintar bagaimana cara menjaga Kesehatan agar tetap baik, karena mencegah penyakit akan jauh lebih baik daripada mengobatinya,” harap ibu dari Naylafiha Adelyn.

Menanggapi kemajuan dunia kesehatan di Indonesia, dr. Listya menyambut baik dan bersyukur Indonesia sudah cukup maju dunia Kesehatan. “Beberapa terobosan juga sudah dilakukan. Salah satunya adalah inovasi berupa konsultasi online atau telemedicine yang saat ini bisa dilakukan langsung antara dokter-pasien. Hal ini, tentu saja sangat membantu bagi masyarakat yang mungkin jauh dari fasilitas Kesehatan atau mungkin di daerahnya belum ada dokter dengan spesialisasi tertentu. Harapan saya, ke depannya ketersediaan dokter spesialis akan lebih merata di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Tidak lupa, dr. Listya mengungkapkan dukungan bagi para rekan sejawatnya. “Terima kasih atas perjuangan dan dedikasinya untuk Indonesia. Semoga selalu diberikan kesehatan dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” imbuhnya.

Tips Sehat di Masa Pandemi

  1. Jaga pola hidup sehat.
  2. Seimbangkan waktu aktivitas dan istirahat, usahakan untuk meminimalkan begadang.
  3. Makan sehat dengan menu gizi seimbang. Olah raga secara rutin.
  4. Jangan lupa untuk tetap merawat kulit dengan skincare yang sesuai.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *