image10

dr. Balina Eriawati

KONSISTEN BEKERJA KERAS BERDOA, BERINOVASI

Passion di dunia estetika menjadikan dr. Dr. Balina Eriawati serius untuk menekuni bisnis kecantikan. Faktor sulitnya mencapai akses ke klinik kecantikan di Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, membuat dr. Balina kemudian merintis klinik kecantikan sendiri, yaitu dr. Ballen Aesthetic Clinic.

Bagi dr. Balina, menjadi dokter estetika memiliki keistimewaan. Ia bisa membantu para kaum hawa dan kaum adam untuk tampil lebih cantik dan percaya diri. Bahkan, kesuksesan kliniknya menginspirasi berdirinya klinik kecantikan lain di daerah dr. Balina.

“Awalnya, dulu saya selalu kesulitan untuk melakukan perawatan di klinik kecantikan. Saya pun punya ide untuk memiliki klinik kecantikan sendiri. Namun niat pertama ketika membangun klinik kecantikan saya tujukan untuk diri sendiri untuk mempermudah perawatan. Kemudian lambat laun mulai dikenal dan akhirnya bisa membantu kaum hawa dan adam, bahkan menjadi iponer berdirinya klinik kecantikan lain di wilayah saya,” ungkap istri dari Muchlis Harisi.

Klinik dr. Balina fokus untuk mengatasi permasalahan kulit dan bentuk muka, baik secara estetik atau keindahan ataupun aspek medis. “Saya biasanya menangani berbagai permasalahan kulit muka maupun tubuh, seperti acne, flek atau melasma, termasuk membantu para wanita untuk memiliki kulit muka yang kinclong dan kulit badan yang cerah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dokter cantikan kelahiran Barabai, 3 Juli ini, juga menangani berbagai keluhan tentang bentuk muka. Biasanya diatasi dengan melakukan filler, benang, mesolipo atau penyuntikan botulinum toxin sehingga klien mendapatkan bentuk muka yang diinginkan dalam takaran yang tepat. Tanpa mengubah keunikan wajah mereka sendiri,” tuturnya.

Tidak serta merta dr. Balina memutuskan untuk menekuni dunia kecantikan. Ia mengakui bahwa ada beberapa tokoh yang menginspirasinya, seperti Mauricio De Maio, MD, dr Olivia Ong, dr Dhelya SpKK, dan teman saya, dr. Irene Widodo. Namun bagi dr. Balina, sosok dr. Olivia Ong menjadi role model dan panutan dalam bekerja, dikarenakan kesamaan prinsip mereka. “dr. Olivia Ong merupakan founder Jakarta Aesthetic Clinic. Saya terinspirasi beliau, karena prinsip beliau sama dengan prinsip saya di dunia kecantikan, yaitu menghindari melakukan FOS atau facial overfilled syndrome. Istilah ini mengacu pada sindrom yang terlalu berlebihan dalam pembentukan wajah. Kecantikan harus memiliki keunikan sendiri. Artinya cantik versi terbaiknya tanpa harus terlihat mirip dengan orang lain,” tegasnya.

 

Sukses & Menginspirasi

Meski sudah bisa dikategorikan sukses, dr. Balina tetap menganggap bahwa ia masih dalam tahap menuju kesuksesan. Ia hanya tetap konsisten untuk bekerja keras disertai doa, gigih, dan terus berinovasi, sebagai kunci menuju suksesnya.

dr. Balina menyadari bahwa berbeda dengan di kota-kota besar, di daerahnya masih banyak wanita yang kurang familiar dengan dunia kecantikan atau dokter estetik. Hal ini membuat dr. balina berpikir dan berusaha lebih keras memperkenalkan dunia kecantikan. Salah satu cara menginspirasi masyarakat adalah melalui media sosial. “Mereka seringkali mengagumi kecantikan para selebgram dan artis. Saya kemudian memposisikan image cantik dan menampilkannya di sosial media yang saya miliki sehingga menarik perhatian mereka. Saya pun mengedukasi mereka bahwa kecantikan tidak hanya bisa dimiliki oleh para artis dan selebgram. Siapa pun, mulai dari ibu rumah tangga, dokter, perawat, PNS, hingga pedagang, bisa memiliki penampilan menarik,” pungkas ibu dari Romeo Putra Harisi.

Tidak hanya itu, dr. Balina pun ingin menunjukkan bahwa seorang wanita pun bisa menjadi wanita karir dan mandiri. “Wanita bisa memiliki peran yang seimbang antara menjadi seorang istri, ibu dan wanita karir. Maka, asahlah potensi diri untuk meniti karir dan kemandirian dengan terus belajar, melihat peluang yang ada, dan percaya pada diri sendiri,” imbuhnya.

 

Hari Dokter Nasional

Peringatan Hari Dokter Nasional sendiri tak lepas dari Hari Jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 1950. Sebagai salah satu dokter dan anggota IDI serta menyambut Hari Dokter Indonesia, dr. Balina memiliki sejumlah harapan. Ia mengakui bahwa semakin hari masyarakat semakin mudah mencapai akses kesehatan, bahkan hanya dengan menggunakan smartphone untuk berkonsultasi dengan dokter secara online, pembelian obat online, dan lainnya. “Semoga sistem kesehatan di Indonesia semakin maju dan berkembang sehingga pasien mendapatkan pelayanan lebih baik dan tenaga kesehatan semakin dihargai,” harap dr. Balina seraya mendoakan rekan sejawat selalu diberikan kesehatan.

 

Tips Sehat di Masa Pandemi

  1. Taati Prokes
  2. Lindungi diri dengan vaksin
  3. Pola hidup sehat, olah raga dan istirahat yang cukup serta konsumsi makanan sehat dalam jumlah mencukupi dan tidak berlebihan.
  4. Selalu berpikiran positif, berusahalah untuk terus berbahagia.
  5. Jangan Lupa berdoa

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *